Al Amir Group

Kacang Pistachio 10kg

Rp 1.800.000

Kacang Pistachio
Kacang Pistachio
Kacang Pistachio memiliki rasa yang gurih dan teksturnya renyah. Cocok dikonsumsi untuk cemilan sehari-hari dirumah.

Kacang Pistachio
Kacang Pistachio
Kacang Pistachio memiliki rasa yang gurih dan teksturnya renyah. Cocok dikonsumsi untuk cemilan sehari-hari dirumah. Baca selengkapnya disini

Kacang-kacangan pada umumnya adalah biji buah dari suatu tumbuhan. Biji yang telah kering diselimuti oleh cangkang yang keras dan tidak mudah pecah pada saat buah matang. Jadi diperlukan untuk membuka cangkang tersebut untuk mendapatkan intinya.

Kacang sejati atau nut memiliki perbedaan dibandingkan dengan jenis kacang yang tergolong di dalam legum. Kacang sejati biasanya tumbuh sebagai biji sedangkan legum merupakan golongan dari tumbuhan yang menghasilkan sebuah kantong yang di dalamnya terdapat benih. Salah satu contoh kacang dari golongan legum ini adalah kacang pistachio.

Di Indonesia nama kacang pistachio belum terlalu populer dibandingkan dengan kacang almond, kacang tanah atau kacang mede. Hal tersebut mungkin bisa dibilang wajar, dikarenakan kacang ini belum bisa dikembangkan di Indonesia, sehingga kacang ini masih diimpor. Kacang yang populer di daerah wilayah Timur Tengah ini hingga Eropa ini bisa menjadi cemilan yang sehat.

Konon, pada zaman dahulu kacang pistachio ini merupakan makanan para kaum orang kaya termasuk kegemaran dari Ratu Bilqis atau Ratu Sheba. Kacang pistachio dikenal juga dengan sebutan kacang arab karena selalu dijadikan oleh-oleh setelah ibadah haji. Namun kini banyak kacang pistachio yang berasal dari Cina.

Masih penasaran dengan apa itu kacang pistachio? Artikel ini akan memberikan penjelasan semua yang perlu diketahui dan dipahami terkait dengan kacang Pistachio. Dimana akan dijelaskan dari apa itu kacang ini serta asalnya, nutrisi yang terkandung, dan manfaat  dari  mengkonsumsi kacang ini .

Kacang ini merupakan jenis kacang yang berasal dari biji pohon Pistacia Vera. Tumbuhan ini adalah jenis pohon yang berukuran kecil dan masih termasuk kedalam keluarga dari jambu mete atau istilah latinnya anacardiaceae. Tumbuhan ini biasanya ditanam dan hidup di daerah yang kering seperti di negara Azerbaijan barat, Iran serta Turkmenistan.

Bentuknya yang seperti kacang mede memiliki cangkang yang cukup unik. Di Iran, kacang ini biasa disebut dengan smiling pistachio atau pistachio tersenyum, sedangkan di China biasa disebut dengan happy nut atau kacang bahagia. Alasan diberi nama tersebut dikarenakan cangkang dari kacang ini yang terbuka mirip seperti mulut orang yang sedang tersenyum.

Ciri khas dari kacang ini adalah bagian luarnya ditutupi dengan cangkang yang agak keras dengan warna putih kekuningan. Walaupun tampak luarnya seperti itu, di bagian dalamnya terdapat bagian biji yang nikmat kalau dikonsumsi dengan tekstur yang tidak terlalu keras dan memiliki warna hijau. Karena cita rasanya yang gurih biasanya dijadikan olahan makanan.

Di Iran, Turki dan kawasan Timur Tengah, kacang pistachio ini sering dijadikan sebagai campuran minuman yogurt tradisional atau campuran nasi biryani. Taburan kacang pistachio kadangkala dijadikan topping untuk es krim, baklava, hingga makanan manis Turkish Delight. Untuk masyarakat Indonesia biasanya kacang pistachio dijadikan sebagai oleh-oleh setelah pulang dari ibadah haji.

Cara panen pistachio tergolong mudah, para petani hanya cukup menggoyangkan pohon pistachio dan menunggu buah pistachio jatuh dengan sendirinya. Kacang pistachio berasal dari Suriah, Yunani dan Iran dimana tumbuhan ini sudah dibudidayakan selama lebih dari 10.000 tahun.

Setelah perang dunia kedua, para petani di California, Amerika Serikat mulai menanam kacang ini dan pada saat ini di daerah Amerika seperti di California, New Mexico dan Arizona bisa dijumpai banyak buah pistachio.

Kacang ini sering dijadikan sebagai cemilan yang memiliki tekstur yang renyah dan rasanya yang lezat, selain itu kacang pistachio memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut sebuah studi kesehatan pada tahun 2014, orang yang telah mengkonsumsi setiap hari 25 gram kacang pistachio selama 12 minggu, telah meningkatkan indeks massa tubuh, protein C-reaktif, kadar glukosa darah dan menjaga tekanan darah.

Selain dijadikan cemilan, kacang ini yang memiliki warna hijau cerah sering dikonsumsi untuk dijadikan sebagai resep tambahan hidangan lain seperti pizza, oatmeal, kue hingga salad.

Kacang-kacangan pada umumnya adalah biji buah dari suatu tumbuhan. Biji yang telah kering diselimuti oleh cangkang yang keras dan tidak mudah pecah pada saat buah matang. Jadi diperlukan untuk membuka cangkang tersebut untuk mendapatkan intinya.

Kacang sejati atau nut memiliki perbedaan dibandingkan dengan jenis kacang yang tergolong di dalam legum. Kacang sejati biasanya tumbuh sebagai biji sedangkan legum merupakan golongan dari tumbuhan yang menghasilkan sebuah kantong yang di dalamnya terdapat benih. Salah satu contoh kacang dari golongan legum ini adalah kacang ini.

Di Indonesia nama kacang ini belum terlalu populer dibandingkan dengan kacang almond, kacang tanah atau kacang mede. Hal tersebut mungkin bisa dibilang wajar, dikarenakan kacang ini belum bisa dikembangkan di Indonesia, sehingga kacang ini masih diimpor. Kacang yang populer di daerah wilayah Timur Tengah ini hingga Eropa ini bisa menjadi cemilan yang sehat.

Konon, pada zaman dahulu kacang ini ini merupakan makanan para kaum orang kaya termasuk kegemaran dari Ratu Bilqis atau Ratu Sheba. Kacang ini dikenal juga dengan sebutan kacang arab karena selalu dijadikan oleh-oleh setelah ibadah haji. Namun kini banyak kacang ini yang berasal dari Cina.

Masih penasaran dengan apa itu kacang ini ? Artikel ini akan memberikan penjelasan semua yang perlu diketahui dan dipahami terkait dengan kacang ini . Dimana akan dijelaskan dari apa itu kacang pistachio serta asalnya, nutrisi yang terkandung, dan manfaat  dari  mengkonsumsi kacang ini.

Kacang ini merupakan jenis kacang yang berasal dari biji pohon Pistacia Vera. Tumbuhan ini adalah jenis pohon yang berukuran kecil dan masih termasuk kedalam keluarga dari jambu mete atau istilah latinnya anacardiaceae. Tumbuhan ini biasanya ditanam dan hidup di daerah yang kering seperti di negara Azerbaijan barat, Iran serta Turkmenistan.

Bentuknya yang seperti kacang mede memiliki cangkang yang cukup unik. Di Iran, kacang ini biasa disebut dengan smiling pistachio atau pistachio tersenyum, sedangkan di China biasa disebut dengan happy nut atau kacang bahagia. Alasan diberi nama tersebut dikarenakan cangkang dari kacang ini yang terbuka mirip seperti mulut orang yang sedang tersenyum.

Ciri khas dari kacang ini adalah bagian luarnya ditutupi dengan cangkang yang agak keras dengan warna putih kekuningan. Walaupun tampak luarnya seperti itu, di bagian dalamnya terdapat bagian biji yang nikmat kalau dikonsumsi dengan tekstur yang tidak terlalu keras dan memiliki warna hijau. Karena cita rasanya yang gurih biasanya dijadikan olahan makanan.

Di Iran, Turki dan kawasan Timur Tengah, kacang pistachio ini sering dijadikan sebagai campuran minuman yogurt tradisional atau campuran nasi biryani. Taburan kacang pistachio kadangkala dijadikan topping untuk es krim, baklava, hingga makanan manis Turkish Delight. Untuk masyarakat Indonesia biasanya kacang ini dijadikan sebagai oleh-oleh setelah pulang dari ibadah haji.

Cara panen pistachio tergolong mudah, para petani hanya cukup menggoyangkan pohon pistachio dan menunggu buah ini jatuh dengan sendirinya. Kacang ini berasal dari Suriah, Yunani dan Iran dimana tumbuhan ini sudah dibudidayakan selama lebih dari 10.000 tahun.

Setelah perang dunia kedua, para petani di California, Amerika Serikat mulai menanam kacang pistachio dan pada saat ini di daerah Amerika seperti di California, New Mexico dan Arizona bisa dijumpai banyak buah pistachio.

Kacang ini sering dijadikan sebagai cemilan yang memiliki tekstur yang renyah dan rasanya yang lezat, selain itu kacang ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut sebuah studi kesehatan pada tahun 2014, orang yang telah mengkonsumsi setiap hari 25 gram kacang ini selama 12 minggu, telah meningkatkan indeks massa tubuh, protein C-reaktif, kadar glukosa darah dan menjaga tekanan darah.

Selain dijadikan cemilan, kacang ini yang memiliki warna hijau cerah sering dikonsumsi untuk dijadikan sebagai resep tambahan hidangan lain seperti pizza, oatmeal, kue hingga salad.